Puisi Awang
Awang
Oleh : Norma Anjar (anjarnurma9@gmail.com)
Banyak cerita hadir dari kesekian menitnya
Sedih, bangga terbalut dalam topeng tawa
Alur maju mundur seenak puan bermain
Bisakah berjalan pelan ?
Berharap seindah cerita dongeng
Berjumpa pelangi setelah awan yang mendung
Kenyataanya,
Sering pelangi tak kunjung menghias
Tertampar dari riuhnya fikir
Berandai andai dalam ketidakpastian
Nanar dengan lantang puan ucap bisa
Terjang kerikil lancip meski kaki terluka
Komentar
Posting Komentar